Pemerintah Bersikap Tegas, Hentikan Pengeboran Lapindo Baru

Pengeboran Lapindo

*+-Fenomena Lapindo, sampai saat ini masih menjadi bayang- bayang masyarakat, tahun 2006 lumpur lapindo telah menenggelamkan ribuan rumah, terlepas dari kelalaian ataupun bencana alam, hal itu tetap saja harus dipertanggungjawabkan,dan dalam hal ini Lapindo lah yang harus menanggung semua ganti rugi, upaya pemerintah terus dilakukan, masa kepemimpinan Pak Joko Widodo terus mendesak PT. Minarak Lapindo Jaya, agar segera melunasi pembayaran ganti rugi senilai Rp. 781 Miliar kepada warga yang menjadi korban lumpur Lapindo. Sementara hal itu belum terselesaikan, Lapindo akan melakukan pengeboran sumur baru lagi, tepatnya di Desa Kedungbanteng, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat, (8/1) Sebuah Alat Berat sedangRead More

Share This :

Bantuan Excavator untuk Negeri Sejuta Kelapa

parit_kelapa_inhil

*+-Kabupaten Indragiri Hilir merupakan Kabupaten yang terletak di Provinsi Riau, yang memiliki 20 Kecamatan, dan 198 Desa dan 38 Kelurahan, Kabupaten Indragiri Hilir sangat identik dengan perkebunan kelapa yang dimilikinya, karena Indragiri Hilir ini merupakan Sentra Perkebunan kelapa paling luas di Indonesia. Bupati Inhil HM Wardan menegaskan, “Saya akan tetap berkomitmen dalam memperbaiki perkebunan masyarakat Inhil.” Seperti kita ketahui bersama, bahwa HM Wardan sangat berkomitmen dalam memperhatikan kerusakan- kerusakan yang ada diperkebunan masyarakat, karena melihat Perkebunan di Kabupaten Inhil,merupakan mata pencaharian pokok bagi masyarakat Kabupaten Inhil. Juga, HM Wardan mengupayakan bantuan dari pihak-pihak terkait, seperti dari Pemerintah Provinsi juga PemerintahRead More

Share This :

Proyek Pemerintah Menjadi Andalan, Imbasnya Produksi Alat Berat Menurun

proyek alat berat

*+-TEGAL -bagi para UKM yang berada di kabupaten Tegal, tahun ini merupakan masa- masa yang sulit, khususnya di sektor Produksi Alat Berat, hal yang sama juga dikemukakan oleh Bambang Sutanto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Tegal, “ Tahun ini merupakan tahun yang sulit bagi para pemilik Usaha Kecil Menengah, hal itu bisa dilihat dari pesanan Alat Berat yang mengalami penurunan yang cukup tajam, tahun ini dipekirakan hanya tinggal 5 persen dari jumlah pemesanan tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 12 Miliar dalam setahun. Juga untuk sejumlah sektor ekonomi, proyek pemerintah ini masih dijadikan andalan, karena anggaran yang dikucurkan mampu meningkatkanRead More

Share This :