Produksi Alat Berat Turun Pada Kuartal I-2014

Produksi Alat Berat Menurun Kurtal I-2014 - Blog Alat Berat

Jakarta, Sepanjang kuartal pertama tahun 2014 ini, produksi alat berat mengalami penurunan sekitar 4,5% menjadi 1.165 unit bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu mencapai 1.234 unit. Penurunan tersebut disebabkan masih lesunya permintaan di sektor tambang dan konstruksi.

Seperti yang diberitakan harian Investor Daily, Jakarta, Jumat (11/4), Ketua Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi), Pratjojo Dewo, pebisnis alat berat memperkirakan produksi baru dapat bangkit pada paruh kedua tahun ini. Pertumbuhannya sekitar 10%.

“Permintaan terhadap alat berat masih sangat rendah, terutama dari sektor tambang dan konstruksi, sehingga produksi pada kuartal I turun. Kami berharap kondisi ini akan membaik pada paruh kedua,” katanya.

Pratjojo menjelaskan, kondisi saat ini hampir sama dengan kuartal I-2013. Pada kuartal pertama tahun lalu, permintaan alat berat juga mengalami penurunan, tetapi kemudian membaik pada kuartal II-2013.

Dengan lesunya produksi di dalam negeri, diperparah dengan lemahnya daya saing produk alat berat lokal. Harga alat berat dalam negeri sulit bersaing dengan barang impor, sebab komponen produksi tetap membutuhkan komponen dari luar negeri.

Ketua Hinabi, Partjojo Dewo mengatakan iklim usaha yang melingkupi industri alat berat selama tiga bulan pertama 2014 tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Serapan ke sektor pertambangan tetap lemah sedangkan bidang infrastruktur belum ada peningkatan berarti.

“Rasio kontribusi produk alat berat lokal terhadap kebutuhan sekitar 55% hingga 60%, sisanya dipenuhi produk impor. Oleh karena itu, kami berharap pemerintahan baru bisa memberi equal treatment kepada industri lokal dengan produk impor,” tutur Dewo seperti dilaporkan¬†Harian Bisnis Indonesia.

Kendaraan alat berat impor kebanyakan berasal dari Amerika Serikat dan China. Sepanjang 2013, dari total kebutuhan sekitar 13.000 unit, kontribusi alat berat rakitan lokal cuma 6.127 unit. Padahal, total kapasitas produksi industri alat berat dalam negeri mencapai 10.000 unit per tahun.

Sumber : EnergiToday

Share This :

Komentar

About Author

alatberat

Jual Beli Alat Berat No.1 di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>