Cara Perawatan Baterai Forklift Elektrik

battery-forklift - alat berat blog

Alatberat.comForklift atau yang juga sering disebut sebagai lift truck adalah salah satu material handling yang paling banyak digunakan di dunia logistic. Tujuan utama dari penggunaan forklift adalah untuk transportasi dan mengangkat.

Pada forklift elektrik komponen yang paling penting terletak pada battery, karena battery merupakan sumber tenaga dari forklift, forklift bergerak dan mengangkat beban tergantung dari kondisi battery, jika kondisinya sudah dropp kemungkinan hanya mampu untuk bergerak saja tetapi tidak sanggup untuk mengangkat beban bahkan kalo sudah parah mungkin tidak bisa bergerak sama sekali.

Hal ini dapat dipahami, karena dalam forklift electrik, komponen termahal terletak pada :
1. Controller
2. Battery

forklift-battery - alat berat blog

Estimasi harga battery bisa mencapai seperlima atau seperempat dari harga forklift electrik itu sendiri. Jadi perawatannya benar-benar harus diperhatikan.
Lain halnya dengan perawatan untuk controller, asal bagian ini “sengaja” tidak dirusak atau terkena air, maka controller cukup aman dalam artian awet.

Kembali lagi mengenai baterai forklift electrik, disini kami akan memberikan cara atau tips dalam perawatan battery tersebut.

Dan berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan :

A. Pada Saat charge ( pengisian)

  1. Periksa level air pastikan plat paling atas terendam sekitar 3 mm, jika kurang tambah tetapi jangan terlalu banyak karena bisa menyebabkan timbulnya kerak2 putih di sekitar tray
  2. Lakukan pengisian battery Jangan tunggu sampai benar-benar habis, usahakan masih ada curren sekitar 20%.
  3. Pada Saat pengisian battery, bukalah tutup accu sehingga temperaturnya tidak panas, karena panas merupakan pembunuh serius bagi battery.
  4. Lakukan pengisian battery  sampai benar-benar full 100% yaitu sekitar 8-12 jam, jangan dicabut sebelum full karena battery akan lebih cepat habis sehingga berpengaruh terhadap lifetime battery.
  5. Pastikan charger yang digunakan memiliki ampere sekitar 10 – 14 % dari ampere battery, karena jika terlalu kecil akan cepat panas dan jika terlalu besar akan berpengaruh terhadap lifetime.
  6. Jika menggunakan Charger otomatis pastikan pada saat full sudah tidak ada curren yang mengalir.
  7. Setelah selesai pengisian diamkan 10 – 15 menit baru siap digunakan.

B. Pada Saat Discharge ( digunakan)

  1. Jika penggunaan forklift sampai 24 jam maka usahakan ada back up ( cadangan ), agar tidak mengganggu dari kerja forklift ( tidak ada downtime).
  2. pastikan tempat penyimpanan forklift atau battery terbebas dari panas matahari dan hujan.
  3. Jangan mengangkat beban yang melebihi kafasitas forklift.
  4. Turunkan garfu pada saat forklift tidak digunakan.
  5. Berikan pelumasan atau greas pada bagian rantai dan bearing secara rutin.
  6. Hindari berjalan pada permukaan tidak rata ( bergelombang ), karena bisa menimbulkan kerak2 putih di sekitar tray.

Umur battery forklift adalah 1500 kali charging/pengisian. Jadi jika dalam sehari dilakukan satu kali pengisian, maka umur battery tersebut bisa sampai 5 (lima) tahun.

Dilapangan sering kali ditemukan, pada saat jam istirahat atau pergantian shift kerja, operator/mekanik melakukan pengisian battery walapun kondisinya belum 20%. Atapun jika sudah mencapai 20%, pengisian yang hanya dilakukan dalam satu jam tidak bisa efektif.
Jika hal ini terjadi, maka akan memperpendek umur pemakaian battery.

Share This :

Komentar

About Author

alatberat

Jual Beli Alat Berat No.1 di Indonesia